Wednesday, 25 September 2013

Jauh



Sepertinya aku terlalu jauh
Terlalu jauh dari kata dan terlalu jauh dari dia
Terlalu jauh berjalan dan mengelana hingga mungkin kini aku tengah tersesat
Tak tau kemana akan kembali, tak tau kapan akan pulang atau bahkan tak tau kemana arah jalan pulang
Ke belakang?
Atau mengambil jalan memutar di depan?
Dan bahkan ketika aku telah berpikir aku terlalu jauh dari rumah
Aku tak lagi tau apa itu rumah
Aku tak lagi ingat pada siapa aku pernah membagi kehangatan hati
Pada apa atau siapa yang pernah menyambut dalam nama rumah

Sepertinya aku terlalu jauh
Pada kata dan pada dia
Terlalu jauh hingga lupa apa hakikatku berada disini
Untuk apa
Untuk siapa
Hendak kemana
Rumah kian menjauh meninggalkanku tercenung memikirkan apa sebenarnya rumah
Kata terlalu jauh meninggalkanku membeo tak tau apa yang kuucap
Dan dia terlalu jauh meninggalkanku mencari

Atau apakah aku yang meninggalkan?
Kenapa tak kalian katakan bahwa aku yang telah berubah?

Tak lagi pada kata dia dan rumah
Tak lagi tau kemana harus melaju
Tersesat dalam pikiran sendiri yang mengurung diri bersama ocehan pintar orang-orang
Ah, aku tidak tersesat
Ini hanya jalan lain yang kuambil karena pengetahuan
Tapi tetap saja membuat jauh

Aku sudah terlalu jauh
Pada racau-racau kata juga pada dia
Pada kewarasan rumah yang membara

Jauh
Bukan berarti tak bisa pulang kan?
Tapi dimana pulang itu?
Aku tidak tahu

No comments:

Post a Comment